'Aisyiyah

Gerakan Perempuan Muslim Berkemajuan

Berita
Seminar Hari Ibu
17 Juli 2021 14:12 WIB | dibaca 38

Sambutan Ibu PDA Kota Malang pada Seminar Hari Ibu, 13 Desember 2021Bahwa kegiatan  peringatan hari Ibu, lebih awal dilaksanakan, tidak tepat sesuai dengan tanggalnya hari ibu agar ibu-ibu ‘Áisyiyah bisa melaksanakan peringatan hari ibu ditempat yang lain seperti di PKK atau di tempat yang lain.

Jika kita lihat mengenai tema kita kali ini, menilik artinya melihat/meneliti dengan hati bagaimana dalam membentuk karakter. Sebagaimana sesuai dengan mars ‘Aisyiyah, ditanganmu lah nasib bangsa. Sejak awal ‘Aisyiyah selalu peduli dengan generasi bangsa ini. Bagaimana agar mencetak generasi yang berkarakter. Dengan adanya seminar hari ini, mampu memberikan informasi terbaru mengenai cara mencetak generasi agar menjadi generasi yang berkarakter. Jika ada yang kurang tepat dalam mendidik anak selama ini maka bisa dibenahi dengan materi yang didapat dalam acara ini. Pak Nur Cholis Huda mengatakan , memang perempuan itu adalah makluk yang multi talenta. Dalam waktu yang sama mampu mengerjakan secarra bersama-sama, baik ranah domestic maupun public. Begitupun pula dalam masa pandemi ini, maka ibu pun juga memiliki peran yang sangat penting dalam pembelajaran online untuk anak yang masih usia sekolah.

Termasuk dalam bidang social di era pandemic ini, ‘Áisyiyah ini berperan bagaimana respon kita terhadap pandemic ini dengan kreatifitas. Maka munculah peradapan baru. Maka disinilah yang sangat penting di dalam pandemic. Meningkatkan kualitas masyarakat.

Kyai Ahmad Dahlan menyampaikan bahwa ingat keluarga, namun juga tetap peduli kepada masyarakat. Ini akan kita ikuti, dalam ‘Aisyiyah bisa kita kelola dari 2 paket menjadi 50 paket. Mengeluarkan sembako 1M belum lagi masker. Maka ini lah kiprah ‘Aisyiyah, ada centelan untuk sembako, kebutuhan bisa diambil oleh masyarakat, maka ‘Aisyiyah tidak pernah kehabisan energy. Selalu berbagi dan berbagi. Itulah kreatifnya ibu-ibu ‘Aisyiyah.

Termasuk dalam ranah ekonomi, kreatif dilakukan dalam mengelola atau membuat serta menjual kue, atau apapun yang bisa dilakukan menawarkan apa yang bisa dilakukan karena ibu-ibu lebih realistis. Semoga kita bisa melakukan yang sebaik-baiknya kedepannya, tetap ingat dengan keluarganya. Jangan meninggalkan generasi yang lemah (aqidah, moral, ilmu dan semuanya), jadi anak adalah investasi kita yang akan mendoakan kita setiap hari menjadi anak yang sholeh dan berkarakter.

Shared Post: