'Aisyiyah

Gerakan Perempuan Muslim Berkemajuan

Berita
Teladani Nyai Walidah dalam Siapkan Kader Penerus
31 Januari 2017 13:36 WIB | dibaca 605

Wakil Ketua Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah (PWA) Jawa Timur Dra. Hj. Rukmini dalam taushiyahnya memberikan semangat kepada peserta Rakercab agar senantiasa menjadi Matahari yang mampu menyinari bumi selama 24 jam, dan sepanjang masa. Sebaliknya, ia mengingatkan agar jangan menjadi bulan yang hanya akan muncul di malam hari saja.

Rukmini  lantas menyampaikan keteladanan Nyai Walidah sebagai pendamping KH. Ahmad Dahlan. Rukmini menuturkan, dalam mengerakkan dakwah amar makruf nahi munkar, Nyai Walidah benar-benar patut ditiru oleh semua kader ‘Aisyiyah.

Nyai Walidah, ungkapnya tidak pernah menjabat sebagai Ketua ‘Aisyiyah, akan tetapi perannya begitu nyata. Nyai Walida berbagi peran strategisnya dalam menjalankan roda organisasi di massa itu. Selain itu, Nyai Walidah lebih memprioritaskan dan berkonsentrasi pada aktivitas perkaderan ‘Aisyiyah.

“Bisa dilihat sendiri pada catatan sejarah, kader-kader yang dibina Nyai Walidah secara langsung  benar-benar menjadi kader militan Persyarikatan. Mereka di kemudian hari juga mampu  berperan penting dalam Pemerintah kala  itu. Seperti halnya Siti Bariyah, Siti ‘Aisyah, Siti Badilah, Siti Hayyinah,  Siti Umniyah dan Siti Munjiyah,” ungkap  Rukmini.

Rukmini menegaskan, saat ini ada sembilan program strategis yang  telah dibuat PWA Jatim. Di antaranya penguatan kepemimpinan, penguatan organisasi, pemberdayaan masyarakat, gerakan cinta anak, advokasi, Qaryah Thayyibah, sistem informasi ‘Aisyiyah (SIA), sinergi dengan instansi dan memperkuat Corps Muballigh ‘Aisyiyah. “Dalam pelaksanaan program kerja diharapkan agar dapat mengacu pada program PWA Jatim,” himbaunya.

Agenda Rakercab yang diikuti oleh 100 peserta ini secara resmi dibuka oleh Ketua PDA Kota Malang Dra. Hj. Sri Herawati. Dalam kesempatan itu Herawati menjabarkan tentang Anggaran Dasar (AD) ‘Aisyiyah pasal 33, yakni berkaitan dengan kewajiban untuk menyusun Rencana Kerja. “Secara teknis Rencana Kerja harus dibuat oleh Pimpinan ‘Aisyiyah di setiap tingkatan,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua PCA Klojen Uswatul Hamidah mengatakan, Rakercab ini merupakan bagian dari konsolidasi organisasi. Terutama untuk mensinergikan program antarmajelis dan Lembaga PCA Klojen. “Ini juga sekaligus untuk menyatukan pandangan ranting-ranting ‘Aisyiyah se-PCA Klojen, Kota Malang,” tandasnya. (uzlifah/aan)

Shared Post: